THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Friday, January 02, 2009

...sahabat 'become' kekasih...

Gimana jika sahabat menjadi kekasih???

Kawan yang selama ini aku kenal sudah bertahun-tahun lamanya, tiba-tiba membuat hatiku berdebar-debar dan jatuh cinta. Adakah hubungan ini akan berjalan dengan lancar?

JIKA dahulu, aku menganggap dia seorang sahabat sejati, mampu berbagi suka dan duka serta menjadi teman yang paling setia mendengar masalah ku, kini lain pula situasinya.

Apa yang berlaku kini ialah, situasi yang kulalui tiba-tiba menjadi suatu kejutan besar bak dentuman gunung berapi yang memuntahkan laharnya. Kawan yang selama ini dimahkotakan sebagai teman biasa, kini bertukar menjadi kekasih istimewa.

Persoalannya, mungkinkah hubunganku akan berjalan dengan lancar jika bercinta dengan sahabat sendiri? mungkinkah dia juga merasakan hal yang sama seperti aku? Dan mungkinkah aku harus menyatakan perasaan itu kepadanya?

Kata orang, bercinta dengan sahabat sendiri akan mencetuskan kekangan dalam sebuah hubungan. Aku khawatir persahabatan itu akan berakhir dengan saling benci-membenci, aku juga harus mempertimbangkan aspek pro dan kontranya.

Pro

*Aku harus menerima keseluruhan pribadinya. Aku juga perlu tahu bagaimana perubahan hatinya, apakah yang membuat dia bahagia jika menjalin hubungan cinta bersamaku dan apakah hal-hal yang perlu kuhindari.
*Aku sanggup melewati suka dan duka bersama, apapun rintangannya sama seperti saat bersahabat.
*Aku diterima dengan baik oleh keluarganya. Yang pasti, aku seharusnya mempunyai nilai-nilai positif yang membawa ke arah kebahagiaan kedua-dua belah pihak.

Kontra

*Saling mengenal satu sama lain. Aku bahkan tahu sifat-sifat nya dari yang baik hingga yang paling buruk sekalipun. Mungkin menimbulkan rasa bosan jika aku masih mau melakukannya.
*Aku menyukai karakternya ketika bergelar sahabat. Tetapi tidak mustahil karakter itu boleh berubah setelah hubungan yang dibina bertukar menjadi kekasih.
*Malah sikap seperti cemburu dan prasangka yang berlebihan mungkin akan muncul padanya yang dahulunya hanya seorang teman biasa.
*Sebagai sahabat, hubungan kami berdua dilihat bertambah baik, tetapi ia berubah setelah menjadi teman istimewa. Aku akan kehilangan orang yang selalu menjadi pendengar yang baik. Dan siapa yang akan menjadi pendengar setia apabila dia yang menjadi topik pembicaraan ku?

3 comments:

RvL* said...

so why kalo jadian sama sahabat sendiri...

toh perasaan itu ga bisa dilarang.. perasaan itu bebas..

Vladislas said...

wedew dia malah curhat.... pusing ah...

oh ya satu pesen nih

"hati2 dengan tulisanmu"

Vladislas was DEAD

mel' said...

hehheheh....

niatnya gw pgn bikin diary, tp stlh gw pikir2!! (apa yg hrs gw pikir??? alah!!!)

gw mo bilang sesuatu k orang, tanpa hrs bilang scra lgsg!
hihihi....

gw dah jarang OL lg!! sibuk skripsi nii...
doakan saya moga2 cpt dilamar yaa!!
hoohohoh...