Apakah telapak tanganmu berkeringat, hatimu berdebar kencang dan suaramu tersekat di dada saat melihatnya?
Itu bukan Cinta, itu SUKA.
Apakah kamu tidak dapat melepaskan pandangan mata darinya?
Itu bukan Cinta, itu NAFSU.
Apakah kamu menginginkannya karena kamu tahu ia ada di sana?
Itu bukan Cinta, itu KESEPIAN.
Apakah kamu mencintainya karena itulah yang diinginkan semua orang?
Itu bukan Cinta, itu KESETIAAN.
Apakah kamu tetap mengatakan kamu mencintainya karena kamu tidak ingin melukai hatinya?
Itu bukan Cinta, itu BELAS KASIHAN.
Apakah kamu menjadi miliknya karena pandangan matanya membuat hatimu melompat?
Itu bukan Cinta, itu TERGILA-GILA.
Apakah kamu memaafkan kesalahannya karena kamu mengetahui kepribadiannya?
Itu bukan Cinta, itu PERSAHABATAN.
Apakah kamu mengatakan padanya bahwa setiap hari hanya dia yang kamu pikirkan?
Itu bukan Cinta, itu DUSTA.
Apakah kamu rela memberikan semua hal yang kamu senangi untuk kepentingan dirinya?
Itu bukan Cinta, itu KEMURAHAN HATI.
Tetapi
Apakah kamu tetap bertahan ketika campuran antara kesakitan dan kegembiraan yang tak terpahami datang, lalu menarikmu untuk mendekati dan tetap bersamanya?
ITULAH CINTA.
Apakah kamu menerima kesalahannya karena itu merupakan bagian dari dirinya dan siapa dirinya?
Jika demikian, ITULAH CINTA.
Apakah kamu tertarik dengan orang lain tapi tetap setia dengannya tanpa penyesalan?
Jika demikian, ITULAH CINTA.
Apakah kamu menangis karena kesakitannya walaupun saat itu dia kuat?
ITULAH CINTA.
Apakah hatimu sakit dan hancur ketika dia bersedih?
ITULAH CINTA.
Apakah hatimu gembira ketika dia berbahagia?
ITULAH CINTA.
Apakah saat matanya melihat hatimu, dan dia menyentuh jiwamu begitu mendalam sehingga merubahmu menjadi yang lebih baik?
Yang demikian itulah namanya CINTA

0 comments:
Post a Comment